Wanita, Motivasi, Resensi BukuJuly 2, 2009 3:27 pm

Beberapa hari ini endita baca buku yang judulnya Revolusi Jilbab punya mba mel. Isi bukunya tentang kasus pelanggaran jilbab di SMA Negeri Se-Jabotabek tahun 1982-1991. Hati miris sekali rasanya baca buku ini. Betapa besarnya perjuangan kakak-kakakku di tahun itu untuk menegakkan Islam di negeri ini. Mereka berjilbab bukan didorong oleh adanya trend, melainkan dilatari oleh menguatnya nilai-nilai keislaman.

Pada saat itu, pemerintah Orde Baru yang seringkali mencurigai Islam, melarang penggunaan jilbab di sekolah-sekolah negeri karena menganggap kemunculan jilbab ini sebagai wujud gerakan politik yang oposan/bersebrangan terhadap pemerintah. Para ‘jilbaber’ ini tak jarang dipulangkan oleh pihak sekolah, tidak diizinkan mengikuti ujian, sampai melompat pagar sekolah karena dikejar-kejar oleh guru-guru yang ‘phobia jilbab’ Masih Penasaran ??? >>

Wanita, Motivasi, Resensi BukuNovember 27, 2008 5:24 pm

Bismillahirrahmanirrahiim..

Rabiah Al-Adawiyah adalah sosok seorang wanita yang telah mencapai derajat yang mulia dalam sejarah perjalanan para sufi. Ia telah mendapatkan penghargaan yang tinggi, namanya tertulis dengan tinta emas dalam lembaran sejarah. Sifat takwa dan zuhud yang Ia miliki merupakan sebuah prestasi yang telah mengangkat kedudukannya menjadi seorang wanita yang mulia, yang tidak akan pernah didapatkan oleh wanita mana pun.
    
Kedudukan mulia yang Ia sandang adalah berkat usahanya yang gigih, yang disertai keikhlasan hati dalam setiap beramal. Jadi, bukan faktor keturunan, bukan pula karena gemblengannya dalam dunia pendidikan di perguruan tinggi, dan sama sekali bukan karena gemblengan hidup dalam lingkungan keluarga yang kaya raya dan memiliki kedudukan. Ia justru berasal dari sebuah keluarga yang sederhana, miskin, dan penuh perjuangan yang keras untuk mencukupi keperluan hidupnya sehari-hari.

Jiwa yang ikhlas yang disertai kemauan keras yang Ia miliki itu bersumber pada mabuk cintanya kepada Sang Khaliq (Hubbul-Illahiyah). Cinta inilah yang kemudian mampu mengubah wawasan, cara berpikir, serta sikapnya dalam kehidupan.

"Dan orang-orang yang beriman, Ia mempunyai cinta yang kuat terhadap Allah." (Q.s. Al-Baqarah: 165)

Do’a Rabi’ah kepada Allah SWT:

Tuhan, semua yang aku dengarkan
Di jagat raya dari semua ciptan-Mu
Kicauan burung, hembusan dedaunan, gemericiknya air di pancuran
Dendang lagu burung tekukur
Desiran angin, gelegar bunyi guruh
Dan kilat yang berkejar-kejaran
Kini aku telah memahaminya sebagai bukti
Akan keagungan-Mu
Sebagai saksi yang abadi atas keesaan-Mu
Dan sebagai kabar berita bagi manusia
Bahwa tidak ada satu pun kekuatan
Yang dapat menandingi dan menyekutukan-Mu

"Dan sesungguhnya segala sesuatu di alam ini senantiasa bertasbih dan bertahmid kepada Allah. Hanya saja kalian tidak memahami bahasa dan cara mereka bertasbih." (Q.s. Al-Isra’: 44)

Subhanallah.. Maha Suci Allah..
Rabi’ah Al-Adawiyah, salah satu tokoh yang ndit kagumin. Sifat takwa dan zuhudnya patut untuk ditiru oleh seluruh umat muslim khususnya para muslimah. Cinta yang Ia miliki hanya dipersembahkan untuk Allah SWT semata. Wajah cantik yang dihiasi dengan akhlak mulia memang merupakan perpaduan yang sempurna. Akhlak mulia yang Ia miliki lebih menawan dari pada diri Rabi’ah.

Semoga akhlak mulia yang melekat dalam diri Rabi’ah dapat kita tiru.. Dengan keikhlasan hati untuk selalu memuja kepada Allah..

Laa haula walaa kuwata illabillahil ‘adziim …